Jumat, 24 Januari 2014

Menikah itu yang terbaik daripada berpacaran lama lama.

Seseorang yang sedang
menjalin asmara pasti ingin
mengakhiri semuanya pada sebuah
ikatan yang indah yaitu,
pernikahan. Banyak orang malah
mengulur waktun karena alasan
belum siap. Padahal, menikah itu
justru menguatkan hubungan yang
sudah selama ini berjalan. Dan
berikut perbedaan menikah dan
pacaran.
1. Komitmen
Pernikahan memerlukan komitmen
kuat karena Anda mengambil
sumpah di depan semua orang yang
Anda cintai serta di hadapan Tuhan.
Anda bersumpah untuk saling
mencintai dalam sakit dan sehat
dalam sebuah upacara yang sakral.
Anda berdua bertanggung jawab
atas kegagalan atau kesuksesan
pernikahan. Sementara pacaran
tidak ada ikatan seperti itu jadi
Anda bisa bebas, maka tak heran
jika banyak remaja yang selingkuh
saat berpacaran.
2. Mengakhiri hubungan
Jika Anda ingin bercerai, Anda
harus melewati prosedur hukum
yang panjang. Selain itu ada
banyak hal yang harus
dipertimbangkan sebelum bercerai
yakni keluarga besar, anak-anak
dan sebagainya. Setelah bercerai,
baik pria dan wanita masih memiliki
tanggung jawab untuk mengurus
anak, jadi tidak lepas tangan begitu
saja.
Sementara jika ingin memutuskan
hubungan pacaran tidak akan
serumit ini. Anda bisa mengakhiri
lewat telepon, jejaring sosial
bahkan bisa putus sambung kapan
saja.
3. Ikatan suci
Pernikahan melibatkan dua Individu
yang benar-benar saling tergantung
dan membutuhkan dan berada
dalam ikatan yang suci. Di sisi lain,
tidak ada ikatan suci dalam
pacaran. Bahkan dalam satu agama,
pacaran juga tidak dianjurkan
karena dapat memicu terjadinya free
sex.
4. Keterlibatan keluarga
Ketika menikah, Anda tidak hanya
menikahi pasangan, tapi juga
menggabungkan dua keluarga besar
yang awalnya mungkin tidak saling
mengenal. Sedangkan pacaran,
keluarga besar tidak akan banyak
terlibat dengan hubungan Anda
bahkan tidak peduli.
5. Aspek hukum
Ada suatu aturan dalam pernikahan
dan jika dilanggar dapat dituntut ke
jalur hukum atau perceraian.
Misalnya tidak memberi nafkah lahir
batin, menelantarkan anak, KDRT,
perselingkuhan dan lainnya.
Sementara dalam pacaran, jika Anda
tidak memberi nafkah pada
pasangan tidak akan dihukum,
karena itu bukan suatu kewajiban.
6. Lebih aman
Anda bisa bebas pergi ke mana pun
hingga malam hari tanpa takut
dimarahi orang tua atau menjadi
gunjingan para warga. Dari segi
agama tentu juga lebih baik, karena
terhindar dari dosa. Sebab Anda
sudah resmi menikah. Berbeda
dengan pacaran, Anda akan sering
digosipkan terlebih jika sudah
pacaran lama tapi tak kunjung
menikah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar